Alternative Encyclopedia

April 6, 2006

Ketika Otak Beristirahat

Filed under: Tubuh kita

brain soupMungkin kita juga pernah mengalami hal ini. Otak seakan berhenti bekerja, apa yang kita pikirkan dan akan kita lakukan seakan disela dengan beberapa detik jeda. Ada yang menyebut ini dengan istilah ‘hang’ seperti halnya komputer yang tiba-tiba tidak mau menjalankan semua yang kita perintahkan. Memang, seperti halnya sebuah mesin (yang sangat cukup awet), otak kita pun terkadang memerlukan sedikit jeda untuk bekerja. Walau otak tetap bekerja seperti biasa selama kita tidur. Akan tetapi biasanya waktu tidur, yaitu masa ketika tugas otak kiri yang mengurusi hal-hal yang berhubungan dengan koordinasi tubuh berkurang, itulah sebenarnya yang seringkali dipakai oleh sebagian besar sel otak untuk berhenti sejenak. Masa berhenti itu tentunya tidak lama, untuk orang yang berada dalam kondisi prima, paling lama tercatat hanya sekitar 1 detik saja.

Jika memang otak lebih sering ‘istirahat’ ketika tidur, ini berarti gejala ‘hang’ itu cenderung lebih sering terjadi pada mereka yang kurang tidur, atau bahkan jarang menguap. Seperti diketahui, menguap (yawning) adalah kegiatan spontan yang dilakukan tubuh untuk mengisi oksigen di dalam otak, lebih lebar kita membuka mulut otomatis lebih lancar juga peredaran oksigen ke otak kita, sebaliknya kekurangan oksigen ini pula yang mengakibatkan otak terkadang bisa ‘pingsan’. Anehnya disini, banyak budaya masih menganggap menguap adalah hal yang tidak sopan, menguap juga sering diidentikan dengan kemalasan meski tidak menguap ternyata malah dapat menyebabkan disfungsi otak.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham